Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi

10/30/2016

Tagged Under:

script

By: Catatan Tania P On: 18.40
  • Share The Gag


  • Mimpi Pinokio
    Oleh : TaniaPramayuani


    Waktu  itu akhir musim gugur saat kelopak bunga yang takterhitung jumlahnya berguguran tertiup angin seperti menari, sanagat indah seperti mimpi .SaatEika bertemu dengan seorang malaikat,yaitu seorang manusia yang menurutnya sangat aneh dan berbedadengan dirinya.
    Nora                 :”Eiik!!!Eiika!!!”
    (berlari dengan nafas tersenggal-senggal dan tubuhnya berderak-derak seperti engsel tubuhnya mau copot)
    Eika                  :”Ada apa? Molly membuat masalah lagi?”
    Nora                :(menggeleng kepala)
    “Bukan !bukan itu!
     Kalau kau tahu kau pasti akan terkejut .Aku dan Molly…”(berhenti sesaat)
    “Maaf tapibisa tolong tarikkan tali bandulku?”(menunjukkebelakang badan)
    Eika                    :(mencari-cari sebuah tali tipis dengan ujung bandul berwarna hitam di balik     mantel   angsa Nora)”Sudah…”
    Nora               :”Terimakasih..”
                            “Di atas bukit, aku dan Molly..”(berhenti berkata)
                            “Melihat seorang manusia”
    Eika                 :(dengan cepat-cepat segera menutup mulut Nora dengan telapak tangan, karena tidaki ngin ada orang yang mengetahui tentang hal ini) “Sssttt!!Sssttt!!!!!”
    Nora               :(berbisik di sela jemari yang membekap mulutnya) “Kau juga sudah  melihatnya?”
    Eika                 :(mengangguk)
    Nora               :”Kenapa kau tak memberitahuku/”
    Eika                 :”Kau melihatnya dimana?”
    Nora                           :”Di dekat lubang pohon besar di kaki bukit.Aku kira dia hantu,tapi….mana mungkin masih ada manusia?kukira mereka Cuma khayalan saja!”
    Eika                             :”Aku  juga tidak tahu..”(dalam pikirannya memikirkan manusia yang pernah dilihatnya.Pertama kali dia melihatnya di bukit dan saat itu juga, dia memberikan buah apel)
    Nora               :”Kau percaya yang namanya Benua Manusia?”
    Eika                             :(terdiam tanpa jawaban,tapi malah mengingat mitos tentang persahabatan antara manusia dan manusia kayu yang kini telah berubah menjadi sebuah permusuhan)
    Nora               :”Kalau aku dulunya tidak percaya, tapi buktinya kita sudah melihatnya,kan?”
    Eika                 :”Sekarang dimana Molly?”
    Nora                           :”Eng…,kukira ia juga sama sepertiku,berlari memberitahukannya kepada teman-teman dan memberitahukannya kepada kepala sekolah”
    Eika                             :(segera bergegas berlari karena merasa panik) “Oh, tidak! Kita harus segera mencari Molly.Dia tidak bole menyebarkan berita itu”
    Nora               :(berlari mengejar Eika) “Kenapa?”
    Eika                             :”Karena kita belum tahu apa yang akan terjadi.Selama ini makhluk itu hanya sekedar mitosbagi para penduduk.Bisa gawat jika mereka dengar berita ini”

    Saat Eika dan Nora berlari sampai disebuah gang, mereka akhirnya bertemu dengan Molly

    Eika                 :”Molly…”
    Molly                          :(menoleh dengan terkejut saat dipanggil dan tubuh bulat gempalnya jungkir balik , terjatuh berderak-derak)
     “E..eiika”(meringis sambil membetulkan tubuhnya)
    Eika mengulurkan  tangan membantu Molly) “Maaf kau terkejut ya?”
    Molly :”Taka pa.Oh ya, kau sudah tahu dari Nora?” (berkata sambil melirik Nora yang pada saat itu sedang terengah-engah menyusul Eika berlari dari belakang)
    Eika :”Aku juga sudah melihatnya.Tapi kau belum memberitahukannya kepada siapa-siapapun, kan?”
    Molly :Maaf,Eik kau terlambat.Baru saja aku bertemu dengan Pitt dan Eve di jalan.Kalau tak bertemu denganmu, aku sudah akan menemui kepala sekolah kita.Apa kita jelaskan saja pada mereka berdua.Mungkin mereka bias mengerti”
    Eika :”Percuma.Kekek Pitt kan kepala sekolah.Ia pasti sudah memberitahukan hal ini kepada kakeknya”
    Molly:”Belum tentu.Soalnya aku baru bertemu dengan mereka barusan.Tapi sebenarnya ada apa sih EIK?Kenapa kita tidak boleh memberitahukannya?”
    Nora :”Panjang ceritanya.Nanti saja kau kujelaskan.Sekarang kau iut aku menemui Eve.Eik temui Pitt saja.Aku pernah dengar katanya Pitt pernah suka padamu.Mungkin kau bisa membujuknya.”
    Molly :Biar aku saja yang bicara pada Pitt nanti.dan ohh..(tiba-tiba lonceng dari jam besar di tengah kota berdentang empat kali)
                “Oh,tidak.Sore ini aku sudah janji pada Mom akan ikut acara varnish keluarga.Aku akan menemui Pitt segera, bye !” (melambaikan tangannya pada Eika dan Nora)
    Eika :(menatap Nora lalu bertanya)”Darimana kau tahu tentang Pitt?”
    Nora :(hanya terdiam, tanpa jawaban )
                “Aku tidak bias menjelaskannya sekarang, aku akan pergi menemui Eve”(pergi meninggalkan Eika, namun dari sorot matanya terlihat kekecewaan)

    Sore itu Eika mengintip lagi ke kaki bukit tempat manusia itu berada yang bagi Eika itu nerupakan seorang malaikat.
    Eika :(menatap tanpa berkedip ) “Benar-benar makhluk yang luar biasa “
    Rian :”Siapa disana?”(dengan terus berjalan maju dan akhirnyapun menemukan Eikas edang  meringkuk di bawah pohon)
                “Kau siapa?”(menatap sekeranjang apel yang dibawa Eika)
    Eika :”A…aku Eik,Eika.Kau siapa?”
    Rian :”Aku Rian.Ini dimana?kenapa semuanya berpenampilan seperti dirimu?”
    Eika :”Iki negeri boneka kayu.Kenana kau sampai berada disini?apa kau berasal dari Benua Manusia?”
    Rian :( berjalan menuju rerumputan dan duduk di situ lalu menatap Eika dengan sendu) “Aku juga tidak tahu kenapa samapai bias ada disini.Aku tak ingat semuanya.Hanya namakulah yang aku ingat.Dan apa itu Benua Manusia?”
    Eika :(dengan gelapan mencoba untuk berani berkata ) “Ma..maaf.A..aku mengagumimu.Dari dulu aku mengagumi cerita tentang manusia.”
    Rian :(tertawa kecil)
                “Terimakasih, kau membuatku merasa nyaman”
    Eika :”Kau mau ke rumahku? Musim dingin sudah tiba.Kau bias kedinginan disini.”
    Rian :”Aku tidak tahu.Yang aku inginkan sekarang adalah menemukan asal-usulku secepatnya”
    Eika :”Kalau begitu kau bisa tinggal sementara di rumahku sambil mencari asal-usulmu.Kau bisa mati kedinginan disini” (menarik tangan Rian dan mengajaknya ke rumahnya)

    Tiba-tiba serombongan orang datang kea rah bukit

    Pitt :(menatap Eika dan Rian dengan ketidaksukaan0
                “Eil, kenapa kau disini?kenapa kau bisa bersama dengan makhluk itu?”
    Eika :”  Pi,Pitt…Nora?” (terkejut karena melihat Pitt dan Nora berada dalam rombongan itu )
    Nora :”Eik, maafkan aku”
    Kepala Sekolah :”Kembali Eik, kau tak boleh dekat-dekat dengan makhluk itu.Ayo!”
    Pitt :(menarik tangan Eika hingga terpisah dengan Rian.Rianpun juga pergi ke bukit dan Eika pulang)

    Keesokan harinya….

    Molly :”Eik, kau mau kemana?”
    Eika :”Aku mau ke bukit melihat manusia itu”
    Molly :”Kau sudah dieringati kepala sekolah supaya tidak kesana lagi.Aku akui, aku menyesal karena kemarin aku tidak bisa mencegah Pitt dan Nora.Manusia itu berbahaya.Kepala sekolah bilang bahwa mereka yang telah merusak dunia kita”
    Eika :”Apa?tidak mugkin Rian berbahaya.”
    Molly :”Dulu awalnya kita semua bersahabat.Tapi karena manusia serakah dan hidup egois jadinya kita sekarang hidup terpisah”
    Eika:”Itu tidak benar.Rian tidak seperti itu.Aku akan pergi menemuinya.” (berlari keara bukit )
    Molly :”Eika, kembali! Hari ini aka nada badai salju.Eika!!!!”

    Badai  salju benar terjadi.Eika tetapmencari Rian tetapi tidak juga menemukannya.Akhirnya Eikapun pingsan.

    Rian :”Eik, kau tak apa-apa?”
    Eika :(membuka mata perlahan-lahan) “Rian…kau?? Ini dimana?”
    Rian :” Ini duniaku.Dunia kita dihubunngkan oleh lorong di bawah akar tempatmu melihaku dulu.Ternyata waktu itu aku tersesat dan terjerumus ke dalam lubang lalu terbanting ke bukit sehingga ingatanku hilang.Terimakasih kau telah menolongku waktu itu.Aku akan selalu mengingatmu.”
    Eika :”Apa maksudmu?apa kau akan pergi? Kenapa?”
    Rian :(menggelengkan kepala)
                “Apa kau sudah tahu tentang  sejarah peperangan bangsa kita dulu? Waktu itu kami benar-benar menyesali leluhur kami dan kami mencoba untuk mencari tempat baru untuk hidup baru dan di lembah inilah kami hidup sekarang”
    Eika :”Tapi aku ingin terus bersamamu dan terus menjadi temanmu?” (berkata dengan meneteskan air mata)
    Rian :”Mungkin sekarang tidak bisa.Tapi suatu saat nanti jika bangsa kitasudah damai, aku akan kembali.Selamat tinggal.Terimakasih”(matanya berair dan sendu)


    Setelah itu Eika mengalami hilang ingatan, karena tubuhnya terpental membentur batu.

    Setahun kemudian setelah kejadian tersebut……
    Molly :”E…eikaa!!! Kau mau kemana? Bukankah sekarang ini adalah jadwal vernishmu?”
    Eika :”Aku ingin melihat bunga musim gugur di bukit “
    Molly :( raut wajanya menjadi murung )
    Eika :”Kau mencemaskanku karna aku tersesat waktu badai salju setahun yang lalu, kan? Tenang saja aku tak apa-apa”
    Eikapun terus berlari menuju bukit.Entah apa yang Eika pikirkan, Eika selalu merasa bahwa ia harus pergi ke bukit.Eika merasa ada seseorang yang menunggunya di tempat tersebut, walaupun seperti ada yang ditutupi teman-temannya tentang dirinya, tapi Eika tak peduli dengan hal tersebut.




    0 komentar:

    Posting Komentar