Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi

10/30/2016

Tagged Under:

MY NOTE

By: Catatan Tania P On: 19.28
  • Share The Gag


  • PSIKOLOGI AGAMA


    ©      Dalam psikologi ada beberapa aliran yang digunakan untuk mendeskripsikan psikologi, diantaranya adalah psikoanalisa, behavioristik dan humanistik. Secara singkatnya psikoanalisa merupakan diskripsi psikologi seseorang karena adanya faktor bawaan, dari nenek moyang. Sedangkan behavioristik dikarenakan pengaruh oleh lingkungan dan humanistik merupakan hasil dari olahan pikiran manusia sendiri. Secara jelasnya tujuan dari mempelajari psikologi agama adalah bagaimana ajaran agaman dapat mempengaruhi seseorang dalam berekspresi, berpikir dan bersikap. Dalam hal ini, kedepannya akan ada dua hal yang dibahas, yaitu mengenai kesadaran beragama dan pengalaman beragama.
    ©      Kali pertama adanya study psikologi agama lahir dari kaum katholik (William James)
    ©      Usia anak antara 0-12 tahun mengalami tahap yaitu : sensor motorik---bahasa—bicara—ide
    Usia remaja dimulai dari usia 13 tahun
    ©      Peristiea konversi merupakan peristiwa perubahan agama. Ada dua macam konversi yaitu:
    Internal: tetap dalam satu agama tapi berubah madzab
    Eksternal: keuar dari agama awal (ada perubahan konsep berpikir)
    Group: satu orang mempengaruhi banyak orang dalam memilih agama
    ©      Beberapa hal yang menyebabkan seorang anak beragama yaitu:
    1.      egosentris
    2.      ritualistik
    3.      lingkungannya
    sedangkan remaja dalam beragama banyak dipengaruhi oleh pengalam dan interaksinya

    A.  aliran dalam psikologi agama
    PSIKOANALISA
    Psikoanalisa merupakan peletak pertama psikologi tentang agama (1856-1939). Antara psikologi dan psikiater mempunyai perbedaan. Psikiater memperoleh ilmunya dari kedokteran jiwa. Sedangkan psikolog memperoleh ilmunya dari pelajaran psikologi. Seorang psikolog tidak menempuh pendidikan kedokteran. Dia hanya menempuh pendidikan psikologi saja.  Beberapa tokoh dala psikoanalisa yaitu :
    1.      sigmud Freud (1856-1939)
    ©      sigmud freud adalah salah satu tokoh yang terkenal dalam psikoanalisa. Kata kunci dalam teorinya adalah “tidak sadar”. Pada mulanya dia adalah seorang dokter. Kemudian pasiannya tersebut banyak yang megalami histeria. Kemudian dia mengembangkan teori katarsis, yaitu teori yang dapat membantu mengungkapkan hal yang terpendam dalam diri seseorang.
    ©      Freud terkenal dengan teorinya “odipus complekks” dan “father image”. Menurut teori odipus compleks ini sesuai denga crita dari odipus, yang membunuh ayahnya hanya untuk menikahi ibunya. Kemudian setelah itu timbullah rasa penyesalan dari odipus. Odipus disini dianggap sebagai seorang laki-laki. Sedangkan seorang perempuan disebut dengan elektra. Sedangkan father image merupakan teori yang menjadikan seorang ayah sebagai patokan dalam beragama jadi seorang beragama tergantun dari ayahnya.
    ©      Kesimpulannya dalam teori yang dikemukakan freud adalah:
    1.      Perbuatan agama tampak karena adanya motivasi
    2.      Tindakan manusia yang dilakukan sekarang ada sangkut pautnya dengan tindakan yang dilakukan di masa lalu.
    3.      Orang yang beragama dianggap opsesif komplusif (dilakukan secara berulang-ulang)
    4.      Agama merupakan representasi sikap kekank-kanakan (invantilisme)
    2.      Carl Gustav Jung ( 1875-1961)
    ©      Kunci dari teorinya adalah kata “tidak disadari”. Dia menjelaskan bahwa perilaku manusia dijelaskan dari sesuatu yang tidak disadari.
    ©      Ketidaksadaran kolektif berasal dari pengalaman nenek moyang yang diwariskan dengan ritual-ritual dan lambang-lambang.
    ©      Arketip: lambang atau pola yang mengandung unsur suci dan tidak disadari. Biasanya berbentuk simbol tuhan
    3.      Eric From (psikoanalisa generas lll)
    ©      Lebih menekankan antara psikoanalisa dan humanistik
    ©      Tidak ada orang yang tanpa kebutuhan keagamaan, pengarahan dan pemujaan
    ©      Terdapat agama otoriter, yaitu agama yang penuh dengan pengawasan (kalvinis)
    ©      Agama humanitarian, yaitu ahama yang ada Tuham, tapi tidak mengekang (budism/talish)
    4.      Eric Ericson (1913)
    Menurut Eric Ericson perkembangan manusia ada 8 tahapan yang krusial dalam menghadapi dua hal untuk memperoleh vircu (keutamaan), yaitu:
    1.      Tahapan oral = tahapan bayi
    ü  Untuk mempercayai
    ü  Tidak mempercayai
    Vircu: harapan
    2.      Tahapan anal = usia paud
    ü  Pengalaman otonomi
    ü  Pengalaman malu
    Vircu: kekuatan
    3.      Masa genital = usia TK
    ü  Mempu menemukan inisiatif
    ü  Mempunyai rasa bersalah
    Vircu:kehendak
    4.      Tahap laten = usia sekolah
    ü  Usaha
    ü  Rasa rendah diri
    Vircu: kemampuan
    5.      Remaja
    ü  Identitas diri
    ü  Kekacauan perang
    Vircu: kesetian
    6.      Adolsen = peralihan
    ü  Intimasi
    ü  Isolasi
    Vircu: cinta
    7.      Dewasa
    ü  Generativitas
    ü  Stagnasi
    Vircu:perhatian
    8.      Tua
    ü  Integritas
    ü  Putus asa
    Vircu: kebijaksanaan
    ©      Kelemahan psikoanalisa
    ü   Tidak semua perilaku terjadi di masa lalu
    ü  Lebih menekankan pada ketidaksadaran dan agama ardi saja
    ©      Kelebihan psikoanalisa
    ü  Menjembatani antara psikologi dan agama
    ü  Memaparkan sesuatu yang terpendam
    ü  Manusia memiliki dorongan untuk beragama

    BEHAVIORISTIK
    ©      Perilaku beragama seseorang dipengaruhi oleh lingkungannya. Ivan Pavlov membagi menjadi dua, yaitu:
    1.      Clasical conditioning
    2.      Pasif
    ©      Sedangkan menurut Skinner terjadinya perubahan karena adanya rangsangan kemudian baru ada respon (S-R).
    ©      Kesadaran ditolak sebagai perilaku karena aliran psikoanalisa lebih mengedepankan kesadaran
    ©      Dari aliran ini memuculkan kali pertama alat ukur psikologi
    ©      Menurur aliran ini psikologi dapat diukur melalui perilaku dengan: diobservasi, diamati, dan diukur. Aliran ini mengedepankan eksperimen dan dat statistik
    ©      William Sargam mencoba mengkaji seseorang beragama dengan teori Palviv dan akhirnya menimbulkan trans marginal stimulus kemudian menimbulkan trans marginal inhibition.
    Trans: tidak sadar/melayang
    Dia menjelaskan teori pertobatan karena adanya stimulus
    83% perilaku seseorang dipengaruhi oleh apa yang dia lihat
    11% dari apa yang didenngar
    ©      Ada tiga tahapan dalam behavioristik, yaitu:
    1.      Ekuivalen
    2.      Paradoksional
    3.      Ultraparadoksional
    ©      Kelemahan aliran ini:
    1.      Terlalu mengeneralisasikan perilaku
    2.      Manusia pasif, tidak punya inisiatif
    3.      Bertindak sesuai lingkungan
    4.      Bertindak demi penghargaan
    5.      Segala masalah dapat diselesaikan dengan uji coba
    ©      Aliran ini berkontribusi pada agama yaitu pada data yang dimunculkan, adanya pertobatan dan kesholehan

    HUMANISTIK
    ©      Tokoh dalam aliran ini adalah James. Menurutnya pengalaman keagamaan tidak dapat diukur. Pengalaman agama bersifat individu personal. Untuk mengetahui pengalaman seseorang, seseorang harus meneliti orang tersebut, membaca tulisan, wawancara dan tidak bisa dilihat dari ketidaksedihan dan dilihat dari ukuran
    ©      Ciri-ciri pengalaman beragama seseorang, yaitu:
    1.      Personal
    2.      Emosi
    3.      Beraneka ragam
    Dalam pendekatannya digunakan pendekatan subjektif
    ©      Untuk mengetahui pengalaman seseorang melalui kesadaran seseorang itu sendiri
    ©      Menurut Mas Low ada beberapa kebutuhan, yaitu:
    1.      Kebutuhan asli: makan, minum, dll
    2.      Kebutuhan rasa aman
    3.      Kebutuhan kasih sayang
    4.      Kebutuhan penghormatan
    5.      Kebutuhan aktualisasi diri (realisasi potensi diri)
    a.       progres = memilih maju untuk menyelesaikan masalah
    b.      regress = memilih untuk tetap tinggal (bertahan), mengalah
    -kesadaran diri
    -terbuka, humoris
    -tidak bergantung pada orang lain
    -spontan
    -tidak mengalami ketegangan
    ©      Setiap manusia mempunyai potensi yang harus dikembangkan
    ©      Kekurang teori Mas Low:
    1.      Ketika ada kehidupan, disitu juga pasti ada kebutuhan lima hal tersebut dan hal tersebut menunjukkan aktualisasi kehidupan
    2.      Ketika kita mempelajari pengalaman beragama, kita harus mengkombinasi antara aliran psikoanalisa, behavioristik dan humanistik


    0 komentar:

    Posting Komentar