Komunikasi Dalam Ranah Visual
Judul Buku : Metode Perancangan Komunikasi Visual Periklanan
Penulis : Drs Sadjiman Ebdi Sanyoto
Penerbit : Dimensi Press
Cetakan : Pertama, Juni 2006
Tebal : xi+148 hlm.
ISBN :979-98426-3-8
Resensator : Tania Pramayuani
Komunikasi tidak hanya diartikan sebagai bahasa lisan yang cara penyampaiannya secara langsung. Komunikasi sendiri dibedakan menjadi dua, komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi langsung mudah dalam pengaplikasian dan mudah dalam mencari contoh di kehidupan sehari-hari, berbeda dengan komunikasi tidak langsung dimana cara pengaplikasiannya cukup rumit. Contoh saja adalah proses penyampaian pesan melalui media visual periklanan ( komersial). Periklanan sendiri masuk dalam kategori komunikasi, karena ada pesan yang akan disampaikan dalam sebuah iklan. Bahasa penyampaiannya itulah yang disebut dengan komunikasi.
Buku ini membahas tentang bagaimana cara berkomunikasi secara tidak langsung melalui media periklanan. Mulai dari proses awal pembuatan komunikasi periklanan sampai pada tahap akhir dalam proses periklanan. Komunikasi yang digunakan dalam periklanan adalah komunikasi yang kreatif, yang dapat mempengaruhi target agar bertindak sesuai dengan keinginan pemberi pesan (persuasif). Selain itu ada ilmu lain yang menjadi pokok utama dalam periklanan, yaitu ilmu marketing dan ilmu desain grafis. Diperlukan suatu terget yang tepat dalam proses pemasaran. Sedangkan desain dalam hal grafis diperlukan untuk membentuk model-model visual yang kreatif dan mengandung nilai seni, sehingga target dapat terpengaruh dengan iklan.
Bahasa yang digunakan dalam buku ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Pembaca tak merasa kesulitan saat menemukan kata asing. Kata asing juga sudah dilengkapi dengan terjemahan dalam bahasa Indonesia.
Keunggulan buku karya Dr. Sadjiman Ebdi Sanyoto adalah penyajian buku yang disusun secara sistematis serta dilengkapi pula dengan gambar atau bagan yang mempermudah pembaca dalam memahami isi buku. Penulis juga menambahkan ringkasan dalam setiap akhir bab, jadi jika pembaca ingin menuju pada pembahasan yang lebih singkat, pembaca dapat membaca ringkasannya. Ringkasan juga berfungsi untuk pemantapan pembahasan sebelumnya. Kepiawaian penulis dalam menyajikan dua alternatif penyajian, menjadi nilai plus tersendiri. Apalagi penulis menyertakan footnote, yang berarti menunjukkan bahwa penulis tak serta merta memasukkan opininya semata. Hal lain yang tak terlewatkan dalam buku setebal 148 halaman adalah cover yang cukup imajinatif dan tetap selaras dengan isi buku.
Kelemahan dalam buku berjudul “Metode Perancangan Komunikasi Visual Periklanan” adalah kurang detailnya beberapa bab yang disajikan. Contoh saja dalam bab 8, tentang penyusunan laporan perancangan tidak dilengkapi dengan contoh laporan yang sudah jadi. Seharusnnya penulis memberikan contoh laporan yang sudah jadi. Sehinga pembaca lebih paham dan tidak berangan-angan.
Buku ini layak untuk dibaca karena di di dalamnya memuat pembahasan-pembahasan tentang bagaimana cara penyajian komunikasi visual periklanan itu. Dari sini, tak hanya wawasan tentang komunikasi yang kita dapat. Wawasan tentang pemasaran dan desain grafis juga kita dapatkan. Jadi, dalam membaca satu judul buku, tiga ilmu sekaligus dapat dipelajari. Dan pemahaman kita tentang komunikasi menjadi lebih luas lagi. Cara berpikir menjadi dinamis, tak hanya terpaku pada kumunikasi dalam bentuk tulisan atau lisan. Tapi ada juga bentuk komunikasi lain seperti iklan. Sangat dianjurkan dibaca oleh para Mahasiswa, Pengajar dan praktisi bidang komunikasim desain grafis dan periklanan.
Judul Buku : Metode Perancangan Komunikasi Visual Periklanan
Penulis : Drs Sadjiman Ebdi Sanyoto
Penerbit : Dimensi Press
Cetakan : Pertama, Juni 2006
Tebal : xi+148 hlm.
ISBN :979-98426-3-8
Resensator : Tania Pramayuani
Komunikasi tidak hanya diartikan sebagai bahasa lisan yang cara penyampaiannya secara langsung. Komunikasi sendiri dibedakan menjadi dua, komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi langsung mudah dalam pengaplikasian dan mudah dalam mencari contoh di kehidupan sehari-hari, berbeda dengan komunikasi tidak langsung dimana cara pengaplikasiannya cukup rumit. Contoh saja adalah proses penyampaian pesan melalui media visual periklanan ( komersial). Periklanan sendiri masuk dalam kategori komunikasi, karena ada pesan yang akan disampaikan dalam sebuah iklan. Bahasa penyampaiannya itulah yang disebut dengan komunikasi.
Buku ini membahas tentang bagaimana cara berkomunikasi secara tidak langsung melalui media periklanan. Mulai dari proses awal pembuatan komunikasi periklanan sampai pada tahap akhir dalam proses periklanan. Komunikasi yang digunakan dalam periklanan adalah komunikasi yang kreatif, yang dapat mempengaruhi target agar bertindak sesuai dengan keinginan pemberi pesan (persuasif). Selain itu ada ilmu lain yang menjadi pokok utama dalam periklanan, yaitu ilmu marketing dan ilmu desain grafis. Diperlukan suatu terget yang tepat dalam proses pemasaran. Sedangkan desain dalam hal grafis diperlukan untuk membentuk model-model visual yang kreatif dan mengandung nilai seni, sehingga target dapat terpengaruh dengan iklan.
Bahasa yang digunakan dalam buku ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Pembaca tak merasa kesulitan saat menemukan kata asing. Kata asing juga sudah dilengkapi dengan terjemahan dalam bahasa Indonesia.
Keunggulan buku karya Dr. Sadjiman Ebdi Sanyoto adalah penyajian buku yang disusun secara sistematis serta dilengkapi pula dengan gambar atau bagan yang mempermudah pembaca dalam memahami isi buku. Penulis juga menambahkan ringkasan dalam setiap akhir bab, jadi jika pembaca ingin menuju pada pembahasan yang lebih singkat, pembaca dapat membaca ringkasannya. Ringkasan juga berfungsi untuk pemantapan pembahasan sebelumnya. Kepiawaian penulis dalam menyajikan dua alternatif penyajian, menjadi nilai plus tersendiri. Apalagi penulis menyertakan footnote, yang berarti menunjukkan bahwa penulis tak serta merta memasukkan opininya semata. Hal lain yang tak terlewatkan dalam buku setebal 148 halaman adalah cover yang cukup imajinatif dan tetap selaras dengan isi buku.
Kelemahan dalam buku berjudul “Metode Perancangan Komunikasi Visual Periklanan” adalah kurang detailnya beberapa bab yang disajikan. Contoh saja dalam bab 8, tentang penyusunan laporan perancangan tidak dilengkapi dengan contoh laporan yang sudah jadi. Seharusnnya penulis memberikan contoh laporan yang sudah jadi. Sehinga pembaca lebih paham dan tidak berangan-angan.
Buku ini layak untuk dibaca karena di di dalamnya memuat pembahasan-pembahasan tentang bagaimana cara penyajian komunikasi visual periklanan itu. Dari sini, tak hanya wawasan tentang komunikasi yang kita dapat. Wawasan tentang pemasaran dan desain grafis juga kita dapatkan. Jadi, dalam membaca satu judul buku, tiga ilmu sekaligus dapat dipelajari. Dan pemahaman kita tentang komunikasi menjadi lebih luas lagi. Cara berpikir menjadi dinamis, tak hanya terpaku pada kumunikasi dalam bentuk tulisan atau lisan. Tapi ada juga bentuk komunikasi lain seperti iklan. Sangat dianjurkan dibaca oleh para Mahasiswa, Pengajar dan praktisi bidang komunikasim desain grafis dan periklanan.
0 komentar:
Posting Komentar