Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan

6/05/2017

Kegiatan Ramadhan

By: Catatan Tania P On: 16.10
  • Share The Gag
  • Pilih Waktu Libur, Dapat Pengalaman Baru


    T
    ulungagung- Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Tika Avrila, mengisi waktu liburan puasanya dengan berbagi ilmu dan pengalaman bersama anak-anak Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Al Isroriyah. TPQ tersebut berada di Dusun Ringin Agung, Desa ringinpitu, Kedungwaru. Kemarin (02/06), menjelang berbuka puasa, mahasiswi dari jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) ini, membahas materi puasa ramadhan bersama dua puluh enam anak. Tika juga datang bersama teman-temannya, Laili, salis dan Lisma. Anak-anak  memperhatikan dengan seksama dan serius apa yang disampaikan Tika. Begitu juga dengan Asih, pengurus TPQ, juga turut menyukseskan acara yang diadakan Tika. “Acara yang dilakukan Mbak Tika sangat bagus dan penting bagi anak-anak. Selain mendapat materi dari TPQ, anak-anak juga perlu mendapat materi dari luar” katanya.
    Asih juga menambahkan bahwa acara yang dilakukan Tika perlu dilakukan ulang. Dan acara tersebut bagus untuk psikologi anak-anak. Terutama berkaitan tentang pemahaman anak-anak mengenai bulan Ramadhan. TPQ Al Isroriyah tergolong TPQ baru yang berdiri dua tahunan hampir bersamaan dengan berdirinya mushola Al Isroriyah yang baru tiga tahun. TPQ yang berada di Mushola Al Isroriyah ini tergolong salah satu TPQ baru yang belum resmi dan masih membutuhkan guru. “Dulu awal berdirinya TPQ, ada tiga orang yang mengajar. Saat ini hanya tinggal saya. Jadi kalau ada tambahan dari luar seperti yang dilakukan Mbak Tika dan teman-teman KPI tadi, saya sangat berterima kasih” ujarnya.
    Hal senada juga diungkapkan oleh Tika. Tika mengatakan bahwa dirinya merasa tidak keberatan jika membatu mengajar di TPQ tersebut. Apalagi, sebelumnya, Tika pernah membantu Asih mengajar di TPQ tersebut walau tidak setiap hari. “Saya senang bisa membantu di sana. Antusias anak-anaknya sangat tinggi untuk belajar menuntut ilmu. Ya, walaupun mereka nakal dan jail, tapi tekad mereka sangat kuat” jlentrehnya. Gadis asli kelahiran Ringinpitu ini mempersiapkan materi yang dibagikan kepada anak-anak dalam waktu sehari. Ia mengambil waktu sesingkat itu karena Ia sudah mengerti dan hafal kebiasaan anak-anak TPQ Al- Isroriyah. Ia memilih materi tentang Bulan Ramadhan karena waktu saat ini bertepatan dengan waktu ramadhan, dan materi ini sesuai untuk disampaikan pada anak-anak. Sebagai ungkapan terima kasih Asih atas kedatangan dan acara yang diselenggarakan Tika, Ia memberikan oleh-oleh makanan khas Tulungagung, Cimplung, kepada Tika dan teman-temannya untuk berbuka puasa. Kendati acara berlangsung tidak lebih dari dua jam, respon yang didapat cukup bagus dan acara berlangsung sukses. “Ini liburan yang bermanfaat, dan tentunya pengalaman baru juga didapatkan dari acara ini” Ungkap Lisma. (Tan)


    5/16/2016

    NEWS

    By: Catatan Tania P On: 21.27
  • Share The Gag


  • Tetap Menang Walau Sempat Tertinggal

      
    Tulungagung-IAIN Surakarta berhasil merebut juara satu tunggal putri dalam pertandingan bulu tangkis PORSENI JAWA MADURA IV yang diadakan di GOR Sembung. Isni menang dengan score 21-17, 21-14 melawan Ranie, pemain dari UIN Maliki Malang. Isni mengatakan bahwa apa yang dia dapatkan hari itu, Rabu (04/5) adalah berkat dukungan dari semua teman-temannya, selain itu jauh-jauh hari menjelang hari diadakannya pertandingan ini, Isni selalu latihan setiap hari selama tiga bulan. Teman-teman dari universitasnya juga memberikan dukungan penuh pada Isni. Hal ini dapat dilihat dari kemeriahan suporter dari IAIN Surakarta. Sebenarnya Isni sedikit terganggu dengan kemeriahan itu karena tidak fokus, tapi dia  mampu menguasai lapangan. “Sebenarnya Saya jadi kurang fokus dalam bermain karena teriakan-teriakan itu dalam pertandingan. Tapi akhirnya saya mengembalikan pada diri saya sendiri dan segera menguasai lapangan. Set pertama saya sempat tertinggal, tapi akhirnya semua kembali normal lagi” jelasnya.
    Kendati pertandingan sempat menegangkan dan sempat terjadi ketertinggalan score, gadis yang berkulit putih itu mengatakan bahwa dirinya berjuang keras untuk memulihkan score. Dukungan dari teman-temanya yang menyemangati juga salah satu alasan untuk menang. Gadis yang berkerudung motif ungu itu juga mengatakan bahwa ini adalah kali pertama dia mengikuti PORSENI. Sebelumnya, gadis yang duduk di Semester empat, jurusan Bahasa Inggris ini pernah mengikuti lomba olahraga cabang bulu tangkis pada acara pionir, tahun lalu di Palu dan berhasil menggondol medali perak. Dia menang dalam kategori tunggal putri.  Tahun depan akan diselenggarakan pionir di Aceh. Namun dia belum mengetahui akan mengikuti PORSENI mendatang atau tidak, “Saya ingin fokus pada kuliah saya dan ingin cepat lulus. Jadi saya belum tahu jika diadakan porseni lagi saya akan ikut apa tidak” ungkapnya.
    Dalam menerima fasilitas dari IAIN Tulungagung, gadis yang juga menjadi juara kedua ganda putri dalam PORSENI ini tak mendapat masalah dalam fasilitass perlombaan. Gedung yang digunakan untuk lomba juga sudah cukup bagus. Hal senada juga diucapakan oleh Reski, pemenang ganda putra dari UIN SGD Bandung, “Gedungnya sudah oke dan pengaturan ketepatan waktunya sangat teratur” ungkapnya. Namun, Isni sendiri membantah bahwa tidak ada masalah dengan waktu, “Saya rasa waktunya untuk istirahat kurang lama” katanya. Walau ada beberapa masalah berkaitan dengan waktu, hal ini tidak membuat Ismi kalah dalam pertandingan bulu tangkis. Dia pulang dengan membawa trophy dan medali emas. (KPIteam)