Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi

5/16/2016

NEWS

By: Catatan Tania P On: 21.27
  • Share The Gag


  • Tetap Menang Walau Sempat Tertinggal

      
    Tulungagung-IAIN Surakarta berhasil merebut juara satu tunggal putri dalam pertandingan bulu tangkis PORSENI JAWA MADURA IV yang diadakan di GOR Sembung. Isni menang dengan score 21-17, 21-14 melawan Ranie, pemain dari UIN Maliki Malang. Isni mengatakan bahwa apa yang dia dapatkan hari itu, Rabu (04/5) adalah berkat dukungan dari semua teman-temannya, selain itu jauh-jauh hari menjelang hari diadakannya pertandingan ini, Isni selalu latihan setiap hari selama tiga bulan. Teman-teman dari universitasnya juga memberikan dukungan penuh pada Isni. Hal ini dapat dilihat dari kemeriahan suporter dari IAIN Surakarta. Sebenarnya Isni sedikit terganggu dengan kemeriahan itu karena tidak fokus, tapi dia  mampu menguasai lapangan. “Sebenarnya Saya jadi kurang fokus dalam bermain karena teriakan-teriakan itu dalam pertandingan. Tapi akhirnya saya mengembalikan pada diri saya sendiri dan segera menguasai lapangan. Set pertama saya sempat tertinggal, tapi akhirnya semua kembali normal lagi” jelasnya.
    Kendati pertandingan sempat menegangkan dan sempat terjadi ketertinggalan score, gadis yang berkulit putih itu mengatakan bahwa dirinya berjuang keras untuk memulihkan score. Dukungan dari teman-temanya yang menyemangati juga salah satu alasan untuk menang. Gadis yang berkerudung motif ungu itu juga mengatakan bahwa ini adalah kali pertama dia mengikuti PORSENI. Sebelumnya, gadis yang duduk di Semester empat, jurusan Bahasa Inggris ini pernah mengikuti lomba olahraga cabang bulu tangkis pada acara pionir, tahun lalu di Palu dan berhasil menggondol medali perak. Dia menang dalam kategori tunggal putri.  Tahun depan akan diselenggarakan pionir di Aceh. Namun dia belum mengetahui akan mengikuti PORSENI mendatang atau tidak, “Saya ingin fokus pada kuliah saya dan ingin cepat lulus. Jadi saya belum tahu jika diadakan porseni lagi saya akan ikut apa tidak” ungkapnya.
    Dalam menerima fasilitas dari IAIN Tulungagung, gadis yang juga menjadi juara kedua ganda putri dalam PORSENI ini tak mendapat masalah dalam fasilitass perlombaan. Gedung yang digunakan untuk lomba juga sudah cukup bagus. Hal senada juga diucapakan oleh Reski, pemenang ganda putra dari UIN SGD Bandung, “Gedungnya sudah oke dan pengaturan ketepatan waktunya sangat teratur” ungkapnya. Namun, Isni sendiri membantah bahwa tidak ada masalah dengan waktu, “Saya rasa waktunya untuk istirahat kurang lama” katanya. Walau ada beberapa masalah berkaitan dengan waktu, hal ini tidak membuat Ismi kalah dalam pertandingan bulu tangkis. Dia pulang dengan membawa trophy dan medali emas. (KPIteam)