UIN SGD Bandung Borong Empat Piala
Tulungagung-Acara final
dalam pertandingan bulu tangkis PORSENI IV di GOR Sembung berlangsung lebih
meriah daripada pertandingan seperempat final kemarin (03/5). Kontigen dari UIN
SGD Bandung, pada Rabu (04/5) mendominasi perolehan juara dalam pertandigan
bulu tangkis. Mereka memborong empat piala, dua medali emas dan dua medali
perak dengan empat macam kategori lomba. Hal ini sempat tak diduga oleh pihak
pemain UIN SGD Bandung. Pasalnya, mereka hanya menargetkan mampu memperoleh dua
piala. Namun mereka dapat pulang dengan membawa empat piala, “Hal ini memang
tidak dikira, Alhamdulillah apa yang kami peroleh melebihi target kami” kata Reski,
salah satu pemain ganda putra dari UIN SGD Bandung.
Riyadi, juara satu dari kategori tunggal putra mengungkapkan bahwa
dia merasa senang bisa menjadi juara satu dalam perlombaan bulu tangkis ini. Hal
serupa juga diungkapkan oleh Isni, pemenang juara satu tunggal putri dari IAIN
Surakarta ,“Senang sih pasti dan salah satu stategi mempersiapkannya adalah
sering latihan” katanya. Setelah isni, juara kedua tunggal putri adalah Ranie
dari UIN Maliki Malang dan juara ketiga oleh Fathiana UIN SGD Bandung.
Sedangkan dalam kategori tunggal putra, juara dua diraih oleh M. Riski Rivaldi
dari STAIN Kediri dan juara tiga diraih oleh Eranto dari IAIN SMH Banten. Di
kategori ganda putra juara satu dimenangkan oleh pasangan Indra dan Ali
Murtadhlo dari UIN SA Surabaya. Juara dua oleh pasangan Reski dan Riyadi dari
UIN SGD Bandung, serta juara tiga dimenangkan oleh Dimas Firdow dan Isna dari
IAIN Tulungagung. Di kategori ganda putri, juara satu dimenangkan oleh pasangan
Fathia dan Inda dari UIN SGD Bandung, Juara dua oleh Isni dan Sevia dari IAIN
Surakarta, serta juara tiga dimenangkan oleh pasangan Cindi Indasari dan Ranie
dari UIN Maliki Malang. Cindi, salah satu pemain ganda putri dari UIN Maliki
Malang mengatakan bahwa pertandingan semakin lama makin seru dan ketat. Apalagi
pada saat kali terakhir yang bermain tinggal ganda putra dari UIN SA Surabaya
dan UIN SGD Bandung. “Mereka bermain dengan santai dan permainannya terlihat
tanpa beban” tambahnya. Reski, pemain ganda putra UIN SGD Bandung membenarkan
hal ini. “Permainan yang terakhir kali tadi cukup seru. Ada kesan tersendiri
dan walaupun kami menjadi juara dua tapi rasa keakraban dengan tim lawan itu
sangat kental” tuturnya.
Kemenangan yang diperoleh oleh UIN SGD Bandung tak lepas dari kerja
keras tim. Mereka melakukan latihan sudah tiga bulan menjelang hari perlombaan
ini. Selain itu disela-sela banyaknya tugas kuliah, mereka tetap menyempatkan
diri untuk latihan. Tidak banyak kekhawatiran yang mereka alami. Pasalnya,
mereka merasa nyaman dan mereka mengacungi jempol fasilitas yang disediakan
oleh panitia dan pihak IAIN Tulungagung. Pemenang ganda putra dari UIN SDD
Bandung mengungkapkan bahwa dalam pengaturan waktu sangat tepat dan tidak
molor. Saprol, salah satu tim PMI yang bertugas di GOR Sembung juga mengatakan
bahwa selama acara berlangsung masalah-masalah yang terjadi sebatas kesehatan
pemain yang berupa gangguan kram pada kakinya. (KPIteam)
0 komentar:
Posting Komentar