Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi

9/03/2015

Tagged Under:

KNOWLEDGE

By: Catatan Tania P On: 21.00
  • Share The Gag


  • Metodologi Studi Islam Tumbuhkan Kecintaan terhadap Islam

    Metodologi Studi Islam merupakan mata kuliah wajib pengantar mahasiswa di IAIN Tulungagung, khususnya bagi para mahasiswa baru. Dengan diselenggarakannya mata kuliah tersebut, para mahasiswa diharap dapat berfikir kritis tentang islam. Berpikir tentang bagaimana cara menyikapi islam yang semakin beraneka ragam di kancah dunia ini. Mata kuliah yang mengajarkan tentang metode islam di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) diampu oleh Bapak ‘Ainun Naim.
    Islam berkembang dimulai dari unsur yang paling kecil, yaitu budaya. Tentunya budaya islam antara Daerah Timur tengah dan budaya islam di daerah Asia Tenggara akan jauh berbeda. Kendati demikian, islam tetap agama satu yang mengesakan Allah SWT. Walaupun budaya islam berkembang berbeda di masing-masing daerah, bukan berarti islam itu merupakan agama yang ekstrim. Mayoritas banyak kalangan yang menganggap bahwa islam merupakan agama yang penuh dengan konflik, agama keras, agama yang berat dan agama yang berbeda cara penyajiannya di dunia ini. Manusia tak dapat menafikkan segala sesuatu hanya dalam penglihatannya semata, namun kacamata ilmu pengetahuan sangat diperlukan untuk menghadapi dan mengkaji berbagai persoalan tentang islam yang ada sekarang ini. Sebagai seorang yang dapat dikatakan beruntung(mahasiswa), karena dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tentu hal-hal yang bersifat seperti kasus di atas dapat dianalisis dan dipecahkan kasusnya dengan aqol, aqol tersebut adalah Ilmu. Ilmu yang akan digunakan salah satunya adalah “Metodologi Studi Islam (MSI)”
    Dalam MSI, akan dikaji bagaimana cara memahami agama islam secara metodologi. Metode yang digunakan diharap dapat mengkokohkan tingkat keimanan, karena iman seseorang sifatnya fluktuatif, kadang pasang dan kadang surut (Al Imanu yazidu wa yanqushu). Selain itu diharap pula dapat menumbuhkan kecintaan terhadap agama islam dan menjadikan agama islam menjadi agama yang lebih baik.(tan)

    0 komentar:

    Posting Komentar