Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi

2/20/2017

Tagged Under:

TPOEM

By: Catatan Tania P On: 13.58
  • Share The Gag
  • Lagi
    Lagi...
    Dalam angan terus bersenandung
    Menyebar sendu dan terus berkidung
    Di kira dunia itu tak berempu
    Hingga lupa kalau pemilik tak pernah tidur
    Membuang harapan dan terus mengeluh
    Pada dogtrin yang telah ditempuh
    Katanya ini harus direvisi
    Tak relevan dan tak sesuai dengan misi-misi
    Lagi....
    Dikira takdir itu ditulis tangan
    Dan disamakan dengan pintalan benang
    Yang sesukanya dapat diolah asal hidup senang
    Siapa pemilik hidup yang hakiki?
    Sebuah angan apa sesuatu nyata di hati
    Atau mungkin masih terlalu dini
    Tuk mengulas seluk masalah ini
    Lagi...
    Inilah yang dinamakan ketakutan
    Saat diri dan hati bertentangan
    Mencari dan mengunggulkan argumen dengan penuh alasan
    Saat kenyataan benar menjadi nyata
    Diri malah berkedok dengan kacamata
    Dan mengaku ini bukan goresanku
    Diri tak mampu memintal harap tertentu
    Hanya mampu menjalani dengan segala kemampuanku
    Dan yang terjadi terus mengelak pada waktu
    Kalau semua kenyataan itu sudah ditentu
    Padahal mulanya telah berkoar mengaku
    Kalau tangan mampu menggores harap walau terasa berluka dan berliku
    Dan nyatanya selalu tak pernah merasa akur
    Karena segala sesuatu yang dikerjakan selalu penuh ukur
    Walau secuil harap pun
    Dan dunia selalu berkaca pada semua mata
    Kalau banyak manusia yang kurang bersyukur
    Pada segala sesuatu yang tak pernah tidur
    Lagi,
    Bukan harapan dan kenyataan
    Melainkan desahan suara yang selalu bersamaan
    Bersama buaian tangis malam para peranakan

    0 komentar:

    Posting Komentar