Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

Setiap hari adalah pelajaran dan ilmu

اهلا وسهلا

"Badai paling dahsyat dalam sejarah manusia adalah badai jiwa, badai rohani dan badai hati. inilah badai dalam menemukan dirinya yang sejati. Inilah badai yang bisa membongkar dan mengempaskan iman, logika, kepercayaan diri dan tujuan hidup. Akibat badai ini bisa lebih hebat dari badai ragawi. Menangilah badai rohani dengan iman dan sabar, kalian akan menjinakkan dunia akhirat" Ahmad Fuadi

10/04/2015

Tagged Under:

KNOWLEDGE

By: Catatan Tania P On: 23.39
  • Share The Gag


  • DINAMIKA PERKEMBANGAN AWAL STUDY ISLAM

    Pada kuliah pagi ini yang dibahas adalah dinamika perkembangan awal study islam di dunia. Semakin lama mempelajari seputar study islam, semakin menarik pula kajian yang dibahas. Study islam sudah ada  sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Study islam masih bersifat mengenal, memahami dan meneladani islam dari Nabi Muhammad SAW. Proses studi islam hingga sampai pada tahap ini tak luput dari berbagai dinamika. Menurut Azra dinamika studi islam berawal dari sorogan dan halaqoh individual kemudian ke sistem khuttab. Setelah itu ke sistem masjid dan madrasah. Madrasah yang dimaksud pada zaman dulu bukan seperti madrasah pada zaman sekarang. Madrasah zaman dulu lebih bersifat formal seperti universitas.
    Stanton membagi khuttab menjadi dua. Yaitu khuttab sejuler dan khuttab agama. Khuttab sekuler yang dibahas tentang bahasa, sastra dan aritmatika. Sedangkan khuttan agama yang dibahas adalah seputar materi keagamaan. Tentu bagi para maba bingung dengan pengertian khuttab sendiri. Sebenarnya apa khutta itu?
    Khuttab adalah sebuah tempat yang digunakan unyuk mengkaji ilmu. Jika pada zaman dulu bisa juga disebut sebagai pondok alal. Asari membagi khuttab menjadi dua fungsi. Yang pertama berfungsi sebagai tempat mengerjakan baca tulis Al Qur’an dan kedua sebagai tempat mengajarkan Al Qur’an dan dasar-dasar agama.
    Perkembangan studi islam tak lepas dari perpustakaan. Peranan perpustakaan sangat penting pada masa ini. Ada beberapa kata yang digunakan sebagai nama dari perpustaan. Contohnya dar al ‘ilm (rumah ilmu), bay al hikmah (rumah kebiaksanaan), dan khizanah al kutub (gudang buku).  Pertamanya perpustakaan merupakan lembaga waqof Abu Hanifah dan madarasah Nizamiyah di Baghdad.
    Setelah perkembangan perpustakaan, berkembang pula pusat studi islam yang menyebar sampai barat. Hal ini ditandai dengan penyalinan manuskrip dalam bahasa latin pada abad ke 13 M.  Selain itu muncul berbagai universitas-universitas.


    PERKEMBANGAN STUDY ISLAM DI BARAT

     Pekembangan studi islam dibarat dikelompokkan menjadi dua. Yang pertama tentang sejarah dan dinamika islam di Barat dan yang kedua tentang kondisi study islam di universitas yang ada di Barat. Kali pertama Studi islam dilakukan di Barat oleh Raden Mas Ismangoen Danoewinoto di Ladien Belanda. Beliau melaksanakan studi islam buka karena ingin mengkaji islam, melainkan lebih mengarah pada kepentingan politik.  Kemudian setelah Indonesia merdeka, M. Rasjidi, Menteri Agama Indonesia melakukan studi islam di barat dengan motif mengkaji islam.
    Tokoh selanjutnya yang studi di Barat adalah Harun Nasution. Beliau belajar di dua universitas. Yang pertam belajar di Kairo dan selanjutnya mengambil study ke Kanada. Di Kanada Beliau menemukan apa yang diinginkan dan mendapatkan pandangan tentang islam yang luas. Beliau dikenal sebagai sarjana yang menyuarakan pluralistic approach. Selain itu Beliau juga berpendapat bahwa umat islam harus harus berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Beliaulah yang mengubah sistem perkuliahan menjadi sistem diskusi, membudayakan menulis ilmiah dalam bentuk paper, makalah dan membuka mata kuliah teologi dan tasawuf di IAIN.
    Tokoh selanjutnya adalah Mukti Ali. Beliau lulusan dari Pakistan. Mukti Ali sangat tertarik dengan sistem perkuliahan di Mc. Gill yang sistematis, rasional, holistis, baik dari segi ajaran agama, sejarah dan peradabannya. Beliaulah yag berkontribusi besar  perbandingan agama dimasukkan dalam kajian utama di IAIN.
    Di UCLA  (university of CaliforniaLos Angel), studi islam dibagi menjadi empat. Satu, tentang doktrin dan sejarah islam, kedua tentang bahasa Arab, tiga, bahasa Arab non muslim, empat. Ilmu sosial, sejarah, arab dan bahasa. (tan)

    0 komentar:

    Posting Komentar