Kekeluargaan Itu Ciri Kita
Kekeluargaan
muncul saat semua hal yang dilakukan serasa ringan antar anggota suatu majelis.
Semuanya terasa menyenangkan saat sesuatu itu dilakukan dengan suka cita.
Memang sistem perkuliahan yang penuh dengan diskusi membuat para mahasiswa
sedikit merasa stress. Tentunya stress pikiran yang dialami oleh para mahasiswa
tak hanya stress masalah mata kuliah di dalam kelas. Apalagi bagi mahasiswa
baru yang backgroundnya masih kurang paham bagaimana dunia perkuliahan. Nah, simple saja
cara untuk menghibur diri itu. di luar jam kuliah, semua terasa sama. Tak ada
sekat antar masing-masing mahasiswa kerukunan, kekeluargaan dan toleransi
merupakan saah satu ciri khas dari mahasiswa dari Fakultas Ushuludin Adab dan
Dakwah (FUAD). Semangat-semangat kekeluargaan mulai tumbuh sejak zaman dulu,
dan traiisi ini telah dilestarikan oleh mahasiswa FUAD di IAIN Tulungagug.
Sebenarnya
kekeluargaan itu apa? Samakah dengan yang dimaksud dengan keluarga. Hmmm mari
berfikir kawan ........
Keluarga
dan kekeluargaan itu berbeda. Jika keluarga ialah sekumpulan orang yang
memiliki ikatan darah dan memiliki hubungan patrial. Sedangkan kekeluargaan merupakan hubungan
yang dimiliki oleh seseorang yang bahkan seorang itu tak mempunyai hubungan
darah, namun orang tersebut memiliki rasa kasih yang erat dan mempunyai rasa
ingin menjaga hubungan tersebut. Rasanya nyaman dengan orang-orang yang berada
di sekitar layaknya seperti keluarga sendriri walaupun aslinnya bukan keluarga
sesungguhnya. Inilah yang dinamakan dengan kekeluargaan.
Kekeluargaan
telah mendarah daging jika masing-masing orang saling mengenal dan saling
mengetahui satu sama lain. Rasa kekeluargaan tak hanya tumbuh di kelas.
Dimanapun tempatnya rasa kekeluargaan itu dapat tumbuh. Seperti rasa kasih yang
tumbuh dimana pun tempatnya. Rasa ini
nih yang mulai digeluti dan mulai ditanamkan mahasiswa jurusan baru di FUAD
ini. Saat sedang tak ada jam kuliah, para mahasiswa sibuk dengan aktifitas tapi
masih dalam satu tempat. Yaitu tepat di lokal U2. Karena jurusan KPI merupakan
jurusan baru, ilmu yang diperoleh pun
juga masih sedikit. Tak ada kakak tingkat yang membagikan ilmunya tentang KPI.
Walaupun demikian, para maba KPI tetap aktif mengembangkan bakatnya sendiri.
Seperti saat ini, mereka sedang berlatih musikal yang akan digunakan untuk
proyek Komunitas Mahasiswa Jurusan. (tan)

0 komentar:
Posting Komentar